Saham Asia Turun Menjelang Laporan Pendapatan Perusahaan Teknologi

Smallest Font
Largest Font

Saham Asia mengalami penurunan karena investor mengurangi eksposur terhadap saham teknologi menjelang laporan pendapatan yang dijadwalkan minggu ini, yang akan menjadi ujian bagi kepercayaan perdagangan kecerdasan buatan, dilansir dari Bloombergtechnoz.

Indeks saham MSCI Asia Pasifik turun sebesar 0,5%, dengan penurunan terbesar datang dari perusahaan chip Korea Selatan, SK Hynix Inc. dan Samsung Electronics Co. Penurunan ini mengikuti aksi jual besar-besaran di sektor semikonduktor Wall Street yang menyebabkan Indeks Nasdaq 100 turun hampir 1% pada hari Senin. Nvidia Corp. juga mencatatkan penurunan terpanjang sejak tahun 2022.

Selain itu, harga minyak Brent global mengalami pemulihan setelah sebelumnya turun lebih dari 2%, naik 0,6% menjadi sekitar US$92,70 per barel setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent memberikan peringatan terkait sanksi ekonomi terhadap negara-negara yang berbisnis dengan Iran.

Harga emas juga turun 0,2% menjadi sekitar US$4.640 per ons setelah sebelumnya mengalami kenaikan. Harga emas sempat naik ke level tertinggi sejak Mei akibat intervensi Departemen Keuangan AS di pasar obligasi yang menimbulkan kekhawatiran atas defisit AS dan dampaknya terhadap dolar.

Obligasi pemerintah Amerika Serikat menunjukkan stabilitas dengan imbal hasil 10 tahun berada pada 4,71% setelah turun empat basis poin dalam perdagangan terbaru.

Investor kini menghadapi risiko geopolitik yang meningkat di tengah pekan yang padat dengan data ekonomi dan laporan pendapatan perusahaan. Saham teknologi menjadi fokus utama karena hasil Nvidia yang akan diumumkan pada Rabu diperkirakan dapat memberikan tanda apakah pelemahan di sektor produsen chip akan berlanjut.

Chris Larkin dari E*Trade di Morgan Stanley menjelaskan, "Rincian tentang sanksi ekonomi AS terhadap Iran, upaya Departemen Keuangan untuk menurunkan imbal hasil jangka panjang, dan data ekonomi dapat membentuk sebagian besar latar belakang sentimen."

"Tetapi pendapatan Nvidia dan teknologi lainnya diposisikan untuk menjadi beban utama pada skala momentum pasar," tambahnya.

Kinerja Nvidia menjadi tolok ukur penting dalam perdagangan AI yang tengah menghadapi tekanan karena investor mempertanyakan apakah pengeluaran besar-besaran di sektor ini akan menghasilkan keuntungan yang sepadan.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed