Bea Cukai Tingkatkan Penindakan Rokok Ilegal Hingga 1,2 Miliar Batang

Smallest Font
Largest Font

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mencatat penindakan terhadap peredaran rokok ilegal mencapai 1,2 miliar batang hingga 31 Juli 2026, meningkat dua kali lipat dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, menyampaikan penindakan pada semester I-2025 hanya mencapai 600 juta batang rokok ilegal.

"Kalau jumlah hasil penindakan yang sudah dilakukan oleh Bea Cukai sampai dengan saat ini sudah hampir 1 miliar lebih, 1,2 miliar batang sampai dengan tanggal 31 Juli. Data yang ada di Bea Cukai itu ada kurang lebih sekitar 1,2 miliar, berarti hampir 100% dari tahun lalu," ujar Djaka dalam konferensi pers di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2026).

Djaka menilai peningkatan ini menunjukkan komitmen Bea Cukai dalam memberantas rokok ilegal sekaligus menjaga penerimaan negara.

"Tahun lalu kita setengah semester ataupun satu semester kita hanya mencapai kurang lebih 600 juta batang, tetapi saat ini kita sudah bisa berhasil sampai dengan 1,2 miliar. Ini merupakan suatu integritas dari pegawai Bea Cukai yang tidak henti-hentinya melakukan penindakan terhadap rokok ilegal," tambahnya.

Bea Cukai berencana memperkuat upaya penindakan rokok ilegal sebagai bagian dari pengawasan penerimaan negara agar sesuai target pemerintah.

Baru-baru ini, Bea Cukai menggagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal dari Jawa Timur yang hendak dikirim ke Sumatera melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Nilai barang tersebut diperkirakan mencapai Rp 13,30 miliar dengan potensi kerugian negara sekitar Rp 8,66 miliar, terdiri atas potensi penerimaan cukai Rp 6,68 miliar, pajak rokok Rp 668 juta, dan PPN hasil tembakau Rp 1,31 miliar.

"Perkiraan barang mencapai Rp 13,30 miliar dengan potensi kerugian negara diperkirakan sebesar Rp 8,66 miliar yang terdiri dari potensi penerimaan cukai sebesar Rp 6,68 miliar pajak rokok sebesar Rp 668 juta, PPNHT sebesar Rp 1,31 miliar," tutup Djaka, dilansir dari Detik Finance.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow