BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,29 Persen di Triwulan II-2026

Smallest Font
Largest Font

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29% secara tahunan pada triwulan II-2026, didukung oleh konsumsi rumah tangga dan industri pengolahan, menurut data yang dirilis pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 5,06%, menjadi kontributor terbesar dari sisi pengeluaran dengan andil 2,67%. Kinerja positif ini didukung oleh momentum hari besar keagamaan nasional seperti Idul Fitri dan Idul Adha, serta realisasi gaji ke-13 bagi PNS, TNI, Polri, pensiunan, dan penyaluran bantuan sosial.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan, "Fundamental ekonomi Indonesia tetap solid, yang tecermin dari inflasi terkendali dalam rentang sasaran, pertumbuhan ekonomi tetap kuat sebesar 5,61% pada triwulan 1-2026 dan 5,29% pada triwulan II-2026, serta belanja pemerintah menjadi stimulus aktivitas ekonomi dengan realisasi yang tumbuh tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya."

Selain itu, peningkatan konsumsi lembaga nonprofit sebesar 6,93% turut terdorong oleh aktivitas pemotongan hewan kurban dan kegiatan keagamaan terkait Idul Adha. Data Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional menunjukkan pemotongan kurban naik signifikan: domba 18,69%, kerbau 19,90%, kambing 8,72%, dan sapi potong 5,76%.

Dari sisi produksi, industri pengolahan tumbuh positif meski lebih lambat dibanding triwulan sebelumnya. Amalia menjelaskan, "Subsektor industri pengolahan yang menjadi sumber pertumbuhan industri manufaktur secara keseluruhan adalah: industri makan dan minuman, industri barang logam, industri kimia dan farmasi, industri tekstil dan pakaian jadi, serta industri alat angkutan."

Kelompok IndustriShare PDB ADHB Triwulan 2-2026 (%)Pertumbuhan Triwulan 2-2026 (y-on-y, %)Sumber Pertumbuhan Triwulan 2-2026 (y-on-y, %)
Industri makanan dan minuman37,976,512,26
Industri barang logam8,388,040,72
Industri kimia dan farmasi9,854,990,50
Industri tekstil dan pakaian jadi5,046,360,34
Industri alat angkutan6,525,450,43

Secara kumulatif, ekonomi Indonesia pada semester pertama 2026 tumbuh 5,45%, lebih tinggi dibandingkan semester pertama 2025. Hal ini menunjukkan perekonomian nasional tetap berada pada jalur pertumbuhan yang solid sepanjang paruh pertama tahun ini, dilansir dari Detik Finance.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed