Pria di Serang Aniaya Istri Pakai Celurit Usai Minta Cerai
Seorang pria berinisial AG (41) menyayat leher istrinya berinisial S (36) di Pontang, Kabupaten Serang, Banten, setelah cekcok karena korban meminta cerai, Kamis (6/8) pagi.
Korban yang baru beberapa hari pulang dari Arab Saudi sebagai pekerja migran Indonesia mendatangi rumah suaminya untuk menemui anak mereka. Namun, terjadi pertengkaran saat korban meminta mengakhiri pernikahan mereka, yang memicu kemarahan pelaku.
Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan pelaku menggunakan celurit untuk menganiaya istrinya sehingga korban mengalami luka sayat di leher dan jari kelingking sebelah kiri.
"Pelaku kemudian emosi dan melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam. Akibatnya, korban mengalami luka sayat pada bagian leher serta jari kelingking sebelah kiri," ujar Kapolres.
Kasatreskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady ES menyebut korban segera mendapat pertolongan dan dibawa ke Puskesmas Pontang untuk perawatan medis. Pelaku berhasil diamankan di rumahnya oleh petugas Unit PPA dan Polsek Pontang.
"Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke Puskesmas Pontang untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara pelaku berhasil diamankan beberapa saat kemudian di rumahnya oleh petugas Unit PPA dan Polsek Pontang," jelas Andi.
Polisi menyita celurit kecil yang diduga dipakai pelaku melakukan penganiayaan tersebut sebagai barang bukti.
"Barang bukti yang kami amankan berupa clurit kecil. Barang bukti tersebut saat ini sudah diamankan untuk kepentingan proses penyidikan," tambah Andi.
Pelaku masih diperiksa bersama sejumlah pihak terkait untuk proses penyidikan lanjutan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Pelaku dijerat Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.
Kasatreskrim juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan masalah rumah tangga dengan kekerasan, terutama menggunakan senjata tajam.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow