IHSG Menguat di Awal Perdagangan Hari Ini Didukung Sentimen MSCI dan Komoditas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (12/8/2026) pagi menguat sebesar 48,3 poin atau 0,77% ke level 6.316, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia.
Volume perdagangan mencapai 5,2 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,8 triliun dan frekuensi 288.728 kali. Sebanyak 381 saham menguat, 137 saham melemah, dan 190 saham tidak bergerak, dilansir dari Bloombergtechnoz.
BRI Danareksa Sekuritas menyebut investor tengah mencermati laporan review MSCI August Index terkait kebijakan Foreign Inclusion Factor dan Number of Shares, dengan kemungkinan pelonggaran baru muncul di Market Accessibility Review berikutnya.
"Watchlist konstituen (potensial): CPIN risiko turun kelas ke Small Cap, GOTO risiko full deletion (likuiditas kering, harga floor Rp50/saham), FILM terancam keluar Small Cap index (isu HSC)," ujar BRI Danareksa.
Untuk perdagangan hari ini, saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas adalah MEDC, ESSA, dan WIRG.
Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyatakan pasar bersikap wait and see menjelang pengumuman MSCI August Index Review pada 13 Agustus 2026 dengan implementasi efektif 1 September 2026.
"Yang lebih penting adalah membaca tone keputusan MSCI dan membedakan apakah hasilnya bersifat relief, neutral, atau negative surprise," kata Mirae Asset Sekuritas, yang merekomendasikan saham PNLF, RAJA, dan RATU.
Analisis teknikal dari Phintraco Sekuritas menunjukkan penyempitan histogram positif MACD dan Stochastic RSI melemah di area pivot. IHSG ditutup di bawah level MA10 namun masih di atas MA20.
"Diperkirakan IHSG akan menguji level support di 6.180–6.200," ujar Phintraco Sekuritas. Saham pilihan mereka adalah MEDC, TKIM, ULTJ, CUAN, dan BUKA.
Menurut CGS International Sekuritas Indonesia, melemahnya Bursa Wall Street dan aksi jual asing serta turunnya harga beberapa komoditas menjadi sentimen negatif, sementara kenaikan harga minyak mentah, CPO, batubara, dan penguatan rupiah berpotensi memberi sentimen positif.
"IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan support 6.200–6.130 dan resistance 6.335–6.405," jelas CGS International Sekuritas. Saham pilihan mereka meliputi KLBF, MEDC, AADI, ISAT, SILO, dan EMAS.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi melemah akibat tensi geopolitik tinggi, kenaikan harga minyak, pelemahan rupiah, dan keluarnya dana asing.
"Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah," ujar Panin Sekuritas, dengan saham pilihan AUTO, SGER, dan BBRI.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow