Menkeu Suntikkan Rp 70 Triliun Likuiditas ke Perbankan Himbara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyuntikkan likuiditas sebesar Rp 70 triliun ke perbankan, khususnya Himbara, dengan menggunakan Saldo Anggaran Lebih (SAL), Rabu (5/8/2026), seperti dilansir dari Detik Finance.
Penempatan dana ini bertujuan menambah likuiditas agar perbankan dapat lebih leluasa menyalurkan kredit. Purbaya juga menyatakan total dana pemerintah di perbankan sudah mencapai hampir Rp 400 triliun.
Dia menjelaskan Rp 40 triliun disuntikkan hari ini dan Rp 30 triliun akan ditambahkan minggu depan. Sebelumnya, Rp 16 triliun juga diperpanjang sampai Juli tahun depan untuk menjaga stabilitas penyaluran kredit.
"Jadi saya bilang ke mereka, saya akan perpanjang Rp 16 triliun sampai dengan Juli tahun depan. Supaya mereka leluasa menyalurkan kredit dan uang itu dan yang Rp 100 triliun sampai akhir tahun," ujar Purbaya di Jakarta Pusat.
Purbaya menambahkan, "Saya juga bilang ke mereka, siang ini saya inject Rp 40 triliun tambahan. Minggu depan saya tambah lagi Rp 30 triliun. Jadi kira-kira total di sistem perbankan uang pemerintah hampir Rp 400 triliun, seperti yang saya janjikan dulu."
Mayoritas dana SAL ditempatkan pada tiga bank Himbara besar, yaitu BRI, BNI, dan Mandiri, dengan porsi yang sama seperti sebelumnya. Sedangkan dua bank lain, BTN dan BSI, mendapatkan porsi yang lebih kecil.
"Share-nya sama seperti sebelumnya. Jadi 70 dalam seminggu ini. Yang tiga kayaknya, yang tiga besar sama share-nya. Nanti yang dua itu lebih kecil sedikit, BTN sama BSI," beber Purbaya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow